DITJEN YANKES TERUS KEJAR TIMELINE IMPLEMENTASI SIRANAP

Tanggal : 17-Jul-2017 | Dilihat : 382 kali

Bekasi – Permasalahan ketersediaan tempat tidur di fasilitas pelayanan kesehatan seringkali menjadi keluhan masyarakat, karena masyarakat merasa kesulitan dalam mendapatkan akses informasi ketersediaan tempat tidur tersebut.

Melihat kondisi tersebut, Ditjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI sejak tahun 2014 sudah mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Rawat Inap (SIRANAP) yang memberikan informasi kepada masyarakat dan fasilitas pelayanan kesehatan tentang kapasitas maupun ketersediaan setiap jenis tempat tidur rumah sakit. 

Berdasarkan perkembangan kebutuhan informasi dari masyarakat yang lebih cepat, setiap tahun SIRANAP mengalami perkembangan dari versi 1 hingga saat ini versi 2.1 yang berbasis wilayah. Informasi dari SIRANAP, yaitu ketersediaan ICU, NICU, PICU, ICCU, HCU dan kelas perawatan. 

“Semakin tahun SIRANAP mengalami perkembangan, terbukti pada tahun 2017 dengan versi 2.1 terdapat penambahan implementasi untuk seluruh rumah sakit, pencarian data berbasis wilayah dan disajikan dalam aplikasi website maupun android,”ungkap Kepala Bagian Program dan Informasi, dr. H.R. Soeko Werdi Nindito D, MARS saat pembukaan kegiatan Workshop Integrasi SIMRS Dengan SIRANAP (12/7). 

Ditambahkan pula, SIRANAP sudah dikembangkan dengan berbasis wilayah. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat dan fasilitas pelayanan kesehatan mudah mendapatkan informasi ketersediaan tempat tidur di suatu wilayah, sekaligus pencarian lokasi rumah sakit dengan fitur peta. Selain melalui website, SIRANAP juga dikembangkan melalui versi android. 

Informasi ketersediaan tempat tidur secara nasional harus didukung dengan data yang diperoleh dari seluruh rumah sakit di Indonesia. Namun, saat ini jumlah rumah sakit yang sudah mengimplementasikan sekitar 34 rumah sakit, belum sebanding dengan jumlah rumah sakit di Indonesia dengan jumlah 2.705 rumah sakit. 

“Untuk itu, Ditjen Pelayanan Kesehatan sudah membuat timeline implementasi SIRANAP dengan berbagai target dari tahun ke tahun. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan data secara nasional maupun per wilayah (Provinsi/Kabupaten/Kota), maka dihimbau kepada seluruh rumah sakit agar mengimplementasikan SIRANAP,” ujar Kabag Program dan Informasi. 

**Berita ini disiarkan oleh Bagian Hukormas, Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon : 021-5277734 atau alamat e-mail :humas.yankes @gmail.com