SADAR DAN TERTIB ARSIP DIMULAI DARI SEKARANG

Tanggal : 09-Oct-2017 | Dilihat : 158 kali

Jakarta – Kita sadari memang, kita belum sadar dan tertib dalam pengelolaan arsip. Faktanya seperti itu. Jika kita lihat di banyak tempat, penyimpanan arsip benar-benar berada di gudang yang tidak terpelihara. Tetapi sekarang, sudah terlaksana pemeliharaan arsip yang tertata dengan baik, apalagi arsip pengadaan yang sangat penting sekali. Inilah komitmen bersama di lingkungan Ditjen Pelayanan Kesehatan.

Demikianlah yang disampaikan, Dirjen Pelayanan Kesehatan, dr. Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS saat memberikan sambutan Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) dihadapan UPT Ditjen Pelayanan Kesehatan (9/10).

Dirjen Pelayanan Kesehatan juga mengingatkan bahwa Menteri Kesehatan beserta pimpinan unit utama di lingkungan Kementerian Kesehatan telah menandatangani komitmen mendukung Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) yang disaksikan oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). 

“Kita harus perhatikan standar penyimpanan arsip, bagaimana tingkat keamanan sebuah arsip, siapa yang boleh masuk ke ruangan arsip, ruangan menggunakan cctv, bagaimana back up arsip, khususnya arsip yang berpotensi terjadi masalah. Ini perlu dilihat lagi dan terapkan di lapangan,” ingat Dirjen Pelayanan Kesehatan.   

Belajar dari pengalaman terdahulu, arsip ternyata berperan penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, terpercaya, akuntabel dan transparan. Arsip memiliki kekuatan hokum yang dapat menjadi bukti sah dalam pelaksanaan pemerintahan. Oleh Karen aitu, tertib arsip harus menjadi program prioritas pada setiap unit kerja yang melibatkan partisipasi pimpinan hingga staf dalam pelaksanaan pengelolaan arsip sesuai dengan peraturan yang berlaku. 

Mari kita bersama berkomitmen mendukung GNSTA, karena keberadaan arsip bukan hanya sekedar menjadi supporting system semata tetapi sudah menjadi core/inti penyelenggaraan organisasi dalam mendukung program reformasi birokrasi. 

 **Berita ini disiarkan oleh Bagian Hukormas, Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon : 021-5277734 atau alamat e-mail :humas.yankes @gmail.com