SERTIJAB DIRUT RS JIWA DR. SOEHARTO HEERDJAN, SESDITJEN BUK: "JABATAN MERUPAKAN SUATU AMANAH"

Tanggal : 13-Feb-2015 | Dilihat : 166 kali
JAKARTA, Masih kelanjutan dari Pelantikan pejabat Eselon II di lingkungan Kementerian Kesehatan oleh Menteri kesehatan pada tanggal 17 Oktober 2014, maka diselenggarakan Acara Serah Terima Jabatan Direktur Utama RS Jiwa dr. Soeharto Heerdjan Jakarta (22/10).

Direktur Utama RS Jiwa dr. Soeharto Heerdjan yang baru, dr. Aris Tambing, MARS ditunjuk menggantikan dr. Bella Patriajaya, Sp.KJ. yang tidak bisa hadir dalam acara serah terima jabatan di RS Jiwa dr. Soeharto Heerdjan Jakarta.

Acara serah terima jabatan tersebut disaksikan oleh Sekretaris Ditjen Bina Upaya Kesehatan, Dr. drg. Nurshanty S. Andi Sapada, M.Sc., Direktur Bina Kesehatan Jiwa, dr. Eka Viora, Sp.KJdan Kepala Biro Kepegawaian dr. Pattiselanno Robert Johan, MARS.

Jabatan merupakan suatu amanah, kalimat ini seringkali kita dengar namun seringkali juga kita lupakan. Amanah itu melekat dipundak setiap orang yang menjabat dan berat/ringannya pula yang akan dirasakan, maka atas bimbingan Tuhan Yang Maha Esa, saya yakin kita` mampu memikulnya dengan baik dan bertanggung jawab" ujar Sekretaris Ditjen Bina Upaya Kesehatan, Dr. drg. Nurshanty S. Andi Sapada, M.Sc dalam sambutannya.

Beliau juga mengingatkan bahwa pengangkatan dan pemberhentian dalam jabatan hendaknya disikapi dengan bijaksana. Upaya pengembangan karir bagi Pegawai Negeri Sipil yang berkesinambungan merupakan salah satu hal yang menjadi alasan terjadinya mutasi jabatan.

Jadikanlah jabatan yang dipercayakan kepada Saudara sebagai suatu amanah, kepercayaan untuk senantiasa berupaya memberikan pelayanan yang terbaik dengan cara yang paling baik kepada masyarakat" pesan ibu Nurshanty dihadapan para direksi, undangan dan pegawai RS Jiwa dr. Soeharto Heerdjan Jakarta.

Beliau juga menyinggung bahwa salah satu peran penting dari Rumah Sakit Jiwa adalah mewujudkan derajat kesehatan jiwa yang optimal bagi indivdu, keluarga dan masyarakat. Selain itu diharapkan juga mampu memberikan pelayanan kesehatan secara terintegrasi, komprehensif dan berkesinambungan melalui upaya promosi, preventif, kuratif dan rehabilitasi bagi setiap orang serta meningkatkan mutu upaya kesehatan jiwa sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Rumah Sakit Jiwa juga diharapkan turut berperan serta dalam meningkatkan upaya pembangunan kesehatan khususnya di wilayahnya. Kementerian Kesehatan dan Unit Pelaksana Teknis harus berkoordinasi dalam upaya pencapaian kesehatan yang maksimal" tambahnya.

Kepada Direktur Utama yang baru, ibu Nurshanty mengingatkan beberapa hal yg menjadi perhatian "rencana bisnis yang sudah disusun mohon diselesaikan dan dijadikan pedoman atau panduan dalam menjalankan tugas di Rumah Sakit ini" tutupnya.***

***Berita ini disiarkan oleh Bagian Hukormas, Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon : 021-5277734 atau alamat e-mail :humas.buk@gmail.com

Sekretariat